“If You’re Not The One” By Daniel Bedingfield

Gambar

If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call
If you are not mine would I have the strength to stand at all

I’ll never know what the future brings 
But I know you’re here with me now
We’ll make it through 
And I hope you are the one I share my life with

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do I dream of you as my wife?

I don’t know why you’re so far away 
But I know that this much is true
We’ll make it through 
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I pray in you’re the one I build my home with
I hope I love you all my life

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

‘Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
‘Cause I love you, whether it’s wrong or right
And though I can’t be with you tonight
You know my heart is by your side

Gambar

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I could stay in your arms

GambarGambar

http://www.azlyrics.com/lyrics/danielbedingfield/ifyourenottheone.html

Iklan

Di Mana Sepatuku?

GambarOleh Queency Maryam Adjitama

Siswi kelas 4 Ibnu Mas’ud

SD Al Irsyad 01 Purwokerto

Siang itu Rosa menceritakan ke ayah dan ibu kalau sepatunya sudah rusak dan bolong. Karena besok hari minggu, ayah dan ibu pun mengajak Rosa ke mall untuk membeli sepatu. Keesokannya, Rosa bangun kesiangan setelah shalat shubuh, karena hari libur. Untungnya rencana pergi ke mall berangkat jam satu.

Setelah shalat dzuhur, ayah, ibu dan Rosa pergi ke mall. Mereka berpencar, ayah ke tempat baju, Rosa dan ibunya ke tempat sepatu. Mereka memilih sepatu. Rosa pilih sepatu berwarna pink.

Setelah membeli sepatu, ibu berpesan, “ Jaga baik-baik ya Rosa sepatunya, taruh di rak dan dirawat”.

“ Iya, Bu”, janji Rosa.

Setelah itu, ibu dan Rosa menghampiri ayah yang sedang membeli baju. Lalu, mereka pulang ke rumah. Keesokan harinya, Rosa memakai sepatu baru ke sekolah. 

“ Assalamu’alaikum..”, kata Rosa.

“ Wa’alaikum salam, Sayang..”, jawab ibu.

Rosa pun masuk, lalu melepas sepatunya dan melemparnya. Ibu ternyata melihat Rosa.

“ Menaruh sepatunya yang betul dong, Sayang..”, kata ibu.

“ Iya, Bu..nanti, Rosa pasti menaruhnya”, jawab Rosa. Rosa pun masuk kamar dan mengambil buku KKPK kesukaannya yang berjudul ‘Senyuman Ilalang’. Ketika membaca, Rosa tertidur. Sehingga lupa menaruh sepatunya.

Keesokan hari, Rosa mencari-cari sepatunya.

“ Makanya, kalau naruh sepatu jangan dilempar”, nasehat ibu.

“ Iya, Bu”, jawab Rosa merasa bersalah.

Rosa dan ibu mencari-cari sepatunya. Akhirnya, sepatu Rosa ketemu. Ternyata ketika Rosa tidur, ada kucing yang menyeret sepatu Rosa masuk ke dalam gudang. Rosa pun melirik jamnya, “ Haaaah! Sudah jam setengah delapan!!”. Rosa pun berangkat terburu-buru. Sampai di sekolah, Rosa terlambat dan mendapat peringatan dari Ustadzah. Rosa malu sekali.

Sepulang sekolah, Rosa menceritakan kejadian selama di sekolah kepada ayah dan ibu. Ayah dan ibu Rosa tertawa mendengarnya. Karena mendengar ayah dan ibu tertawa, Rosa jadi ikut tertawa.

“ hahaha… Nah, karena sudah tahu akibatnya, jangan diulang lagi yah..Sayang”, pesan ayah dan ibu.

Aamiin…^_^

Alhamdulillah...bahagianya.
Dunia menyambutku…sejak awal Allah sudah teramat sayang padaku. Menghadirkanku di antara dua orang yang begitu hebat mengajarkanku nuansa-nuansa, dengan berjuta selaksa makna, menguak permata-permata hikmah di tiap fenomena peristiwa. Bapak..Ibu, kalian malaikat yang mengajarkanku sayang, cinta, perjuangan, menerima, tegar, berani, percaya diri, berkreasi, dan seterusnya sampai aku menemukan mimpiku. Ya, asa yang kupasang setinggi-tingginya di antara gemintang yang benderang.
Kemudian, Allah pun sayang padaku sehingga mempertemukanku dengan para pembaca kompas hidup, mereka-lah para guru yang sepenuh hati menuangkan sejuknya ilmu yang begitu berharga di cawan yang kosong milik kami, para muridnya yang dahaga akan ilmu.  Darunnajat, Language College, Bumiayu, Pruwatan Tegalmunding dan MI Khaerul Huda. ^_^
Di antara semuanya, aku pun menemukan, aku begitu disayang olehNya. Ditempatkan di lingkungan yang baik dan antara orang-orang yang baik; baik segalanya. Sehingga tak dapat kusebutkan per bagian sisi-sisi mereka yang diam-diam, perlahan, maupun terang-terangan mendidikku sampai menjadi Almiya seperti sekarang. Syukria lahum Asatidzah Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, khusushon SD 01. ^_~
Apakah Almiya sekarang begitu hebat? Bukan demikian adanya. Hanya Almiya sekarang berusaha selalu menjadi orang baik. Sedikit mengutip kata-kata seseorang; aku hanya ingin menjadi orang baik dan berusaha menjadi lebih baik.
Ujungnya, kesimpulan yang kudapat adalah Allah sayang padaku, Allah membimbingku. Melalui tangan-tanganNya, Allah membahasakan hikmah al Qurannya. kalamNya bukan hanya yang tersurat, namun juga tersirat.
Dan yang akan kulakukan sekarang, aku ingin membahasakan ulang banyak nikmat yang Allah karuniakan padaku. Cita-citaku, salah satunya menjadi inspiring writer..dan mulai kurakit sejak lama. Allah membukakan pintuNya untukku mendekati impian itu. Beberapa lintasan ide yang coba kutuangkan dapat diterima di Adzkia (majalah intra yayasan Al Irsyad, mudah-mudahan manfaat, aamin). Bukankah itu nikmatNya? Alhamdulillah… berikutnya, di Suara Merdeka ..uhm, belum diterima, hehehe (insyaAllah akan segera diterima, suatu saatnya Bi Idznillah). Ikut lomba Alfamart competition..Alhamdulillah diterima, tapi belum diizinkanNya untuk juara, hehehehe ( it’s okay, suatu saat, akan ada buku yang diterbitkan oleh penerbit, dengan nama pena ; Sayyeeda Ayeesha alias Almiya Safitri, aamiin ya Allah), dan sebagainya, dan seterusnya, sampai yang terakhir…seorang kawan meng-sms-ku, katanya, “Mba, cerpen Mba Al dimuat…!”
“Ah, masa?”, balasku, percaya tidak percaya, tapi ngarep nyata. Hehe..
“Iya, ..”
“Yang?”
“Elfata…”
“Coba, jal, judule apa?”, masih penasaran, bener gak sih berita dari ini informan. Xxixiix
“Ridho Orangtua Yang Utama..”
“ …” diam seribu bahasa, ciyeeeee…dalam hati, bener, itu tema yang kutulis dan kirim beberapa bulan lalu, melalui email ke majalah Elfata.
“Terus..terus”
“Tegalmunding- Darunnajat…bener kan? Itu salah satu setting dalam cerita?”
“Iya koh, bener…”
“Tapi, Mba…”,
“ Apa?”
“Gak ada nama Mba Al di sini…”
“Hmm?”
Agak kaget juga. Tapi masih lebih besar rasa senengnya..karena bisa dimuat, urusan identitas penulis, nanti bisa aku konfirmasi dan tanyakan. Barangkali ada kebijakan tertentu yang berlaku.
Ini niy, foto majaleh…hehe…
Hidup selamanya dengan berkarya, mengabadi dalam sejarah, tertoreh sepanjang masa (ngarep.com..heeeee)
Ya Allah…Alhamdulillah.
laa haula wa laa quwwata illa Billah
Allahu Akbar.

GambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambarGambar