Surat Cinta

Teruntuk: Calon Imamku


Bismillahirrahmaanirrahiim…

Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh…

Wahai calon Imamku. Dalam diam ini kusapa engkau. Pada baitan doa yang kurangkai perlahan. Dalam kerisauan penantian yang kan tetap kuteguhkan… Kau adalah rahasia yang terindah. Karena kuyakin, pada saatnya nanti, Allah kan mempertemukan.

Wahai Calon Imamku, doaku pada Allah adalah teguhnya imanmu. Keteguhan yang melebihi karang di lautan..yang dengannya kau bawa perahu cinta kita menggapai ridhoNya, menuntunku dan anak-anak kita pada mahabbah kepadaNya, bersama-sama kita mengeja mengaji ayat-ayatNya. Yang karenanya (imanmu kepada Allah) aku tunduk dan patuh padamu. Yang karenanya pengabdianku padamu seutuhnya.

Wahai Calon Imamku, aku wanita yang jauh dari sempurna. Aku bukan yang paling baik, bukan yang paling istimewa di antara wanita-wanita muslimah. Namun, aku akan berusaha untuk menjadi baik, menjadi yang terbaik…karenanya, saat bersama kelak..tuntun aku dengan segala kebijaksanaanmu yang kau bangun dari ketaqwaan, kesabaranmu yang terlahir dari keikhlasan dan kasih sayang.

Wahai Calon Imamku, aku manusia lemah…seringkali mengungkapkan isi hati dengan air mata dan tangis, bersediakah kau pinjamkan bahumu untukku bersandar, dan tenangkan aku dengan kata-katamu yang penuh kelembutan..

Wahai Calon Imamku, terimakasih, karena iman di dadamu, kau telah menjaga hatimu, menjaga cintamu…mudah-mudahan Allah akan menjaga kita kelak dari siksa neraka dan membangunkan rumah untuk kita di surgaNya…Aamiin ya Robba l ‘aalamiin.

Wassalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh.

 

Ruang Hening Bening

23:40 / 03/06/2014

Gambar

Iklan