Se-Sosok

gun9Ribuan tahun yang lalu, sosokku sudah terlahir. Entah sebagai siapa, bagaimana sikapnya, hatinya…bahkan kepribadiannya. Namun, aku bersyukur kepada Sang Pencipta, Allah Subhaanahu wa Ta’aala, sekaligus berterimakasih kepada’nya’ – sosokku itu- karena atas kehendakNya, dan sikap, perjuangannya menjalankan pribadi itu….mampu menjadikanku dan membantuku seperti sekarang ini.

Yang aku tahu, saat ini…pribadi yang menempel pada ragaku ini, nafas yang menghela tiap detiknya, rupa yang mewakili namaku, akhlaq yang menjadi lakuku….adalah bagian dari kehidupan masa lalu dari sosok-ku itu. Demikian pula diriku sekarang…aku akan berusaha menjadi baik, lebih baik…agar Allah meridhoiku yang saat ini, dan ribuan tahun nanti. Agar apa yang lahir dari dalam diriku  adalah kebaikan.

Kamu lahir, dan akan kembali padaNya…Dan akan terlahir kembali sebagai jiwa yang berbeda. Demikian kan terus berputar layaknya rantai kehidupan. Tercipta dari tanah, kembali ke tanah, dari tanah tumbuhlah berbagai tumbuhan yang menjadi pangan bagi manusia dan hewan…sebagian hewan menjadi bagian dari makanan manusia, sari pati manusia yang mengalir bersama tanah…menuju tumbuhan…mengaliri darah hewan…menjadi makanan manusia, dan manusia melahirkan keturunannya. Sosokmu sudah melalui begitu panjang perjalanan kehidupan…Sebuah anugerah dari Allah yang harus disyukuri, menjalani hidup untuk beribadah kepadaNya….Ihdinaa s shiroothol mustaqiiim..ya Allah..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s